• PENGUMUMAN

    Setelah Berlangsung 3 Hari, Konferensi AAOU ke-31 Ditutup

    Setelah Berlangsung 3 Hari, Konferensi AAOU ke-31 Ditutup

    Konferensi Tahunan Asian Association of Open Universities (AAOU) ke-31 resmi ditutup pada 29 September 2017, di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, setelah diselenggarakan selama 3 hari. Konferensi tingkat Asia ini resmi ditutup oleh Presiden AAOU Dr. Melinda dP. Bandalaria yang juga merupakan Rektor University of the Philippines Open University.

    Presiden AAOU menyatakan, banyak hal baik yang dapat diperoleh dari konferensi ini. Ia mengapresiasi kontribusi semua pihak termasuk Rektor UT dan ketua panita yang telah bekerja keras sehingga konferensi dapat berjalan dengan lancar. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para pembicara dan pemakalah yang telah membagikan hasil penelitiannya untuk kemajuan pendidikan jarak jauh khususnya di Asia.

    Sambutan_di_Penutupan_AAOU_2017

    Sementara itu, Rektor UT Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pembicara kunci, panelis, pembicara paralel, dan peserta. Ia menyimpulkan bahwa akses ke kualitas pendidikan yang inklusif dan merata itu penting. Rektor UT juga menyatakan bahwa memperkuat investasi dalam pendidikan yang berkualitas dan merata untuk membangun budaya kualitas adalah hal yang juga vital.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada presiden AAOU dan jajarannya. Ia juga berterima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung konferensi tersebut. Ia berharap, ke depan konferensi ini dapat membawa banyak perspektif baru dan membangun jaringan baru.

    Setidaknya terdapat 272 makalah yang dipresentasikan dalam konferensi yang diikuti oleh hampir 300 delegasi. Dari makalah yang dipresentasikan, tim penilai dari AAOU menyeleksi makalah terbaik untuk tiga kategori, yaitu kategori Best Paper, Best Practice, dan Young Innovator. Pada setiap kategori, tim penilai akan memilih tiga orang untuk mendapatkan penghargaan 2 Silver Medal dan 1 Gold Medal.

    Pemberian_Penghargaan_AAOU_2017

    Pada kategori Best Paper, penghargaan Gold Medal jatuh kepada Maximus Gorky Sembirig dari UT dengan makalah yang berjudul “Modeling the Notion and Dimensions of MOOCs Perceived by ODL Faculty”. Sedangkan 2 Silver Medal jatuh kepada dua tim, yakni Chuah Poh Lean dan Lim Peng Keat dari Wawasan Open University dengan makalah yang berjudul “Applying Quality Tools to Improve Student Retention Supporting Process, a Case Study from WOU”; dan Madhulika Kaushik, Gajaraj Dhanarajan, dan R. Padmanathan dari Wawasan Open University dengan makalah yang berjudul “Trends in the Governance of Asian Open Universities: an Exploratory Study”.

    Untuk kategori Best Practice, penghargaan Gold Medal jatuh kepada Mohomed Haroon dan De Mel W.R. dari The Open University of Sri Lanka dengan makalah yang berjudul “Development of a Hybrid Learning System to Enhance ODL; Printed Course Material Amelioration Via Smartphones”. Sedangkan 2 Silver Medal jatuh kepada 2 kelompok, yakni Yeon Sin Kim, Sang Im Jung, Chung Hun Lee, dan Kwang Sik Chung dari Korea National Open University dengan makalah yang berjudul “Online Studies Group Support Service Model of Distance Learning University Students Based on Learner’s Big Data”; dan B.G. Jayatilleke, G.R. Ranawaka, G.G.W.C. Wijesekara, dan M.C.B. Kumarasinha dari The Open University of Sri Lanka dengan makalah yang berjudul “Development and Testing of a Mobile Application through Design-Based Research”.

    Sementara dalam kategori Young Innovator, penghargaan Gold Medal jatuh kepada Yong Rong Xin dari Jiangsu Open University dengan makalah yang berjudul “Research on the Construction of Seamless Learning Platform Based on Open Education”. Sedangkan 2 Silver Medal jatuh kepada Mari Anjeli L. Crisanto dari University of the Philippines Open University dengan makalah yang berjudul “Group Reporting as a Tool to Enhance the Quality of Courses: the Response of Database Students to Online Cooperative Learning”; dan Reinald Adrian Pugoy dari University of the Philippines Open University dengan makalah yang berjudul “Badge Enrolment and Digital Certificates: Technical Considerations in Customizing the Up Open University Massive Open Distance E-Learning Platform”.

    Pada acara tersebut pula, diberikan penghargaan 2017 AAOU Meritorious Service Award kepada Prof. Yoichi Okabe dari The Open University of Japan atas kontribusi besarnya terhadap dunia pendidikan jarak jauh dan pembelajaran terbuka.

    Konferensi AAOU berikutnya direncanakan akan digelar di Vietnam, pada Oktober 2018. Hanoi Open University berkesempatan akan menjadi tuan rumah pada Konferensi AAOU ke-32 mendatang.

    Bagikan :

    Komentar

    Tambah Komentar (0)

    Batal

    Balas Komentar

    Komentar Berhasil diterbitkan
    Komentar tidak dapat diterbitkan Silakan coba lagi..!
    Alamat email yang anda masukkan salah..!
    Alamat web yang anda masukkan salah..!
    Kode Captcha yang anda masukkan salah...!
    Bidang tidak boleh ada yang kosong....!