Ratusan Mahasiswa UT Jayapura Antusias Ikuti Seminar Side Hustle, Bangun Jiwa Wirausaha dari Aktivitas Sehari-hari 

Jayapura, 21 Februari 2026 – Semangat kewirausahaan mewarnai pelaksanaan Seminar Aksi “Side Hustle yang Masuk Akal: Bangun Usaha dari Aktivitas Sehari-hari” yang diselenggarakan Universitas Terbuka di Hotel Horison Abepura. Kegiatan ini berhasil menarik antusiasme 357 mahasiswa yang hadir untuk memperkaya wawasan tentang membangun peluang usaha melalui aktivitas sehari-hari dan pengembangan pola pikir kewirausahaan.

Seminar menghadirkan Paulina Ruwayari sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa menjadi seorang wirausaha tidak selalu harus dimulai dengan modal besar atau memiliki bisnis yang kompleks. Langkah awal dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, kemampuan melihat peluang, serta keberanian menciptakan solusi atas berbagai kebutuhan di sekitar.

Materi seminar diawali dengan pembahasan mengenai pola pikir wirausaha (entrepreneurial mindset), yaitu cara berpikir yang berorientasi pada peluang, inovasi, dan penyelesaian masalah. Menurut narasumber, pola pikir ini tidak hanya relevan bagi pelaku usaha, tetapi juga dapat diterapkan oleh mahasiswa, karyawan, guru, maupun masyarakat umum dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Peserta juga diajak memahami karakteristik utama seorang wirausaha, seperti bersikap proaktif, berani mengambil risiko yang terukur, kreatif, inovatif, tangguh menghadapi kegagalan, serta memiliki visi jangka panjang. Karakter tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi seseorang untuk mampu berkembang di tengah perubahan yang berlangsung begitu cepat.

Dalam sesi diskusi, narasumber membandingkan pola pikir wirausaha dengan fixed mindset. Pola pikir wirausaha mendorong seseorang untuk terus belajar dari kegagalan, mengambil inisiatif, dan melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang. Sebaliknya, pola pikir tetap cenderung membuat seseorang takut gagal, mudah menyerah, dan hanya menunggu arahan tanpa berupaya menciptakan solusi.

Lebih lanjut, peserta diberikan berbagai contoh sederhana mengenai penerapan pola pikir kewirausahaan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari memanfaatkan hobi menjadi sumber penghasilan tambahan, melihat peluang usaha berbasis kebutuhan masyarakat, hingga memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Narasumber juga mengajak mahasiswa untuk berani keluar dari zona nyaman, terus belajar, memperluas wawasan, serta rutin melakukan evaluasi diri sebagai bagian dari proses pengembangan kompetensi.

Suasana seminar berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi mahasiswa dalam sesi tanya jawab. Beragam pertanyaan mengenai strategi memulai usaha, membangun side hustle, hingga menghadapi tantangan dalam dunia bisnis menjadi bukti besarnya minat peserta terhadap kewirausahaan di era digital.

Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka terus mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Diharapkan, semangat untuk membangun usaha dari aktivitas sehari-hari dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa dalam menciptakan peluang, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (RTM)